S A T U R N U S . M Y . I D
Tentang saturnus software
Penyedia software bisnis dan akuntansi berbasis internet

Tentang kami

Tentang saturnus software

Saturnus software adalah perusahan penyewaan software akuntansi online atau software as a service ( SaaS ) vendor yang didirikan di pekalongan . Saturnus software didirikan di pekalongan didasarkan keinginan untuk membantu UMKM mengadopsi teknologi informasi akuntansi terintegrasi berbasiskan internet dengan biaya yang terjangkau , dengan harapan dapat membantu meningkatkan efesiensi dan produktifitas UMKM di indonesia .

Bidang usaha

Saturnus software house adalah sebuah perusahaan konsultasi , pengembangan , penyediaan dan pelatihan software akuntansi online multi cabang . Bidang usaha utama Saturnus software adalah Penyewaan software akuntansi online multi cabang. Model bisnis yang dipakai saturnus software adalah sewa software . Artinya pelanggan tidak perlu membeli software akuntansi untuk bisa menggunakan softwarenya , cukup menyewa saja , sehingga bisa lebih hemat , praktis dan efesien.

Produk dan layanan

Software akuntansi online Saturnus adalah software akuntansi terintegrasi berbasiskan web yang dikembangkan oleh Saturnus software house and web development di kota pekalongan jawa tengah. Software akuntansi online buatan pekalongan ini dikembangkan dan didiversifikasi menjadi 5 varian jenis produk yaitu software akuntansi online untuk perusahaan jasa , perusahaan lembaga keuangan mikro , perusahaan distribusi , perusahaan manufaktur , perusahaan kontraktor .


Latar belakang pendirian perusahaan

Latar belakang

Dari 151 ribu koperasi baru 10 % yang berbasis IT dalam mekanisme pelaporan ke publik . Sementara UMKM yang berjumlah 59 juta mayoritas 98 % pelaku usaha mikro , baru 4 % saja yang usahanya sudah menerapkan sistem berbasis IT . ( Agus muharram - Kemenkop ).

Dengan kondisi indonesia sekarang dimana penetrasi internet yang makin meluas , peningkatan kualitas jaringannya yg mengarah ke fiber optik dan 4G , mudahnya mendapatkan sumberdaya komputasi cloud dan tren kalangan UMKM untuk tidak memiliki infrastruktur IT sendiri . Maka sudah seharusnya indonesia mulai go online dalam penyediaan aplikasi untuk UMKM.

Kesadaran penggunaan teknologi informasi

Demikian diungkapkan Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, Dimitri Mahayana, di Bandung, Senin 11 September 2017. Hasil Survey TI UKM 2017 menunjukkan, baru sebagian kecil UKM yang mengadopsi sistem akuntansi berbasis TIK. Mereka mengalami kesulitan saat harus menggunakan pencatatan manual untuk transaksi berjumlah banyak. Keluhan tersebut, menurut dia, disampaikan oleh 32 persen responden . Berdasarkan survey tersebut 74 persen responden menyatakan berminat menggunakan aplikasi akuntansi untuk mempermudah pencatatan transaksi.

Tingkat adopsi teknologi informasi oleh UMKM di indonesia

Populasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia, menurut data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2013, jumlahnya mencapai 58 juta unit. Dari jumlah UKM tersebut, sebagian besar belum melek teknologi informasi . Bagi sebagian besar dari mereka investasi di bidang TI masih dirasa memberatkan, sebab memerlukan biaya cukup mahal dan tenaga kerja yang handal. Padahal jika mereka mengadopsi TI maka peluang pertumbuhannya akan bisa menyamai akselerasi usaha besar.

Sektor UMKM ( Usaha kecil dan menengah )juga sektor paling tahan banting saat terjadi krisis dan Sektor yg juga paling banyak menyerap tenaga kerja . Hampir 97 % dari tenaga kerja dari total angkatan kerja yang ada diserap oleh sektor UMKM , tetapi sektor UMKM juga yang paling rendah dalam mengadopsi teknologi informasi , hal ini dikarenakan biaya pengadaannya yang masih mahal dan sumber daya manusia yang kurang memadai dalam mengadopsi teknologi.

Hal ini jelas menghambat pertumbuhan usaha UMKM , karena usaha yg semakin membesar akan membutuhkan dukungan teknologi informasi yg mumpuni dan bisa diandalkan. Jika tidak maka pertumbuhan yg cepat tanpa dukungan sistem informasi yg memadai hanya akan menyebabkan anda kehilangan kontrol dan banyak terjadi kebocoran - kebocoran tanpa bisa dideteksi , pertumbuhan ini malah menjadi bumerang karena bisa meruntuhkan perusahaan . Maka dari itu perlu adanya dukungan teknologi yg memadai tapi masih dalam jangkauan pembiayaan UMKM sehingga mereka mampu memilikinya , dan untuk itu kami hadir mengisi kelangkaan layanan ini.

Memiliki departemen IT sendiri masih merupakan sesuatu yang mahal buat sebagian UMKM . Untuk pengolahan datanya sebagian besar masih menggunakan microsoft excell atau membeli software akuntansi paket desktop yg beredar di pasaran. Pada skala tertentu software ini masih bisa memenuhi kebutuhan. Seiring dengan pertumbuhan usaha software - software sudah tidak mampu lagi mengakomodasi kebutuhan , terutama dari sisi integrasi sistem , fleksibilitas dan skalabilitas . Software untuk usaha skala menengah memang banyak penawaran diluar sana , namun harganya pada umumnya masih sulit dijangkau oleh pelaku UMKM dan hanya bisa dimiliki perusahaan besar saja.

Kendala biaya dalam adopsi TIK

Penelitian Indonesian Cloud Forum

Indonesian Cloud Forum (ICF) bekerjasama dengan lembaga riset Mars Indonesia , mensurvey dan dari hasil survei ini diketahui pengeluaran UKM untuk kebutuhan TI per bulan maksimum sekitar Rp 830 ribu . Hasil penelitian di beberapa sentra UKM yang tersebar di 8 kota sehingga dianggap dapat mewakili Indonesia dengan melibatkan lebih dari 1700 responden.

Mayoritas mengalokasikan dana hingga Rp 10 juta untuk investasi infrastruktur. Hanya 32% UKM yang telah memiliki alokasi anggaran untuk pelatihan tenaga pengelola, yang rata-rata besarnya kurang dari Rp 5 juta per tahun.

32% UKM yang telah melek komputer menggunakan teknologi informasi untuk mengelola stok, 14% untuk mengelola basis data pelanggan, dan 20 % untuk mengelola email server. Sedangkan yang mengetahui cloud baru 3%.

Penelitian sharing vision

Menurut Hasil Survey TI UKM 2017 Sharing Vision , sebagian besar UMKM , mereka mengaku masih terkendala anggaran dalam mengadopsi TI . Dan hasil survey adalah :

Alokasi anggaran teknologi informasi oleh UMKM maksimal hanya 2 % dari omset penjualan menurut sharing vision. Atau berkisar antara 500.000 sampai dengan 4 juta perbulan. Anggaran tersebut terbagi lagi antara hardware , software , pelatihan karyawan , gaji staff TI , koneksi internet dll . Dari tabel diatas tidak memungkinkan bagi usaha mikro dan kecil untuk memiliki staff TI

Berdasarkan survey diatas maka , produk TI untuk UMKM sebaiknya bisa meminimalisir jumlah staff TI , dan biaya operasional per bulan yang dikeluarkan tidak lebih dari yg sanggup mereka bayarkan per bulan , dan metode layanannya sebaiknya layanan menyeluruh meliputi infrastuktur , software , implementasi , remote service dan kemudahan backup data .

Perilaku keterbatasan dan resiko UMKM dalam adopsi TIK

Perilaku UMKM dalam mengadopsi TIK

Sebagian besar umkm mengadopsi ti karena pengaruh lingkungan , persepsi umum keunggulan , teknologi mayoritas , meniru kebiasaan yg berlaku di masyarakat dan dan bukan karena kajian komprehensif . 80 % UMKM merupakan technology follower , mereka cenderung enggan mengambil resiko dalam mengadopsi teknologi TI . Mereka lebih suka mempelajari kesuksesan adopsi perusahaan lain , untuk kemudian mereka terapkan di perusahaan mereka .

Perilaku mengimitasi keputusan pihak lain , cukup mencolok dalam dunia TI di UMKM . Mereka membutuhkan jaminan 100 % succes guarantee dlm proses adopsi TI . Hal ini dikarenakan kurangnya staff dan pakar TI dalam UMKM . Keputusan adopsi TI di UMKM sebagian besar dipengaruhi keputusan direktur / CEO , pemahaman CEO atas penting tidaknya adopsi TI akan sangat berpengaruh terhadap keputusan . Branding , popularitas dan success guarantee menjadi hal yg perlu diperhatikan vendor software akuntansi online .

Peran asosiasi UMKM juga sangat berpengaruh dalam menyebarkan informasi dan pengetahuan berkaitan dengan produk TI , karena asosiasi sangat didengarkan anggotanya . Dukungan pemerintah juga penting dalam bentuk pelatihan dan bantuan awal untuk adopsi TI .

Keterbatasan UMKM dalam mengadopsi teknologi informasi

Temuan bahwa UKM biasanya memiliki sumber daya kecil dalam pengembangan TIK sehingga seringkali melakukan pendekatan berbeda dalam penggunaan TIK . Dari hasil investigasi, kesulitan utama yang dihadapi UKM dalam implementasi TIK adalah keterbatasan dalam sumber daya. Kegagalan dalam implementasi TIK, umumnya disebabkan oleh sumber daya terbatas yang dimiliki oleh perusahaan .

Beberapa keterbatasan UMKM dalam adopsi TI

Resiko kegagalan dalam adopsi TIK

Implementasi TIK seperti jaringan komputer , akses internet, email, dan website adalah kebutuhan dasar UKM untuk bisa mengikuti persaingan global . Banyak UKM yang sudah melakukan implementasi TIK, tetapi faktanya, TIK yang sudah diimplementasikan tidak memberikan manfaat kepada perusahaan atau implementasi TIK nya gagal.

Economict Intelligent Unit (EIU) juga melakukan studi terhadap 1125 perusahaan di Asia Pasifik. Hasilnya, 61% proyek implementasi tidak memberikan keuntungan yang positif kepada perusahaan. Khusus untuk Singapura, ketidak-berhasilan itu mencapai 74% dan di Malaysia mencapai 93% (Choudhury, 2007).

Kondisi pasar

Kondisi pasar SaaS di indonesia

Supply pasar software akuntansi indonesia 90 % masih berbasis dekstop dan kebanyakan bersifat parsial atau terpecah - pecah , tidak terintegrasi , tidak terkonsolidasi dan kurang skalabilitas . Para vendor software biasanya menjual software secara lepas dan dihitung perlisensi / per user dengan harga rata - rata per lisensi 8 juta rupiah . Tapi kebanyakan dari semua software yg ditawarkan skalabilitasnya masih rendah .

Software seperti ini memang sangat cocok untuk usaha pemula akan tetapi kurang memadai untuk usaha kecil dan menengah . Untuk usaha besar sendiri , hampir semua pangsa pasar software akuntansi dikuasai perusahaan asing yg biasa dikenal dengan vendor software ERP seperti SAP , Axapta dan Oracle . Walaupun vendor asing mulai mengeluarkan produk software untuk usaha menengah , namun harganya belum masuk dalam jangkauan keuangan UKM

Trend baru penyewaan software berbasis internet

Dengan membaiknya kecepatan internet dan harga koneksi yg semakin murah , penyewaan software akuntansi online mulai diperhitungkan oleh pelaku usaha . UKM tentu ingin mengalokasikan sumber daya perusahaan yang terbatas untuk mengembangkan bisnis ke level yang lebih tinggi , dan bukan untuk membangun infrastruktur IT atau mengembangkan software akuntansi online sendiri .

UKM Juga tidak perlu membentuk departemen IT sendiri sehingga bisa menghemat biaya operasional , yang diperlukan UMKM hanyalah koneksi internet dan langsung bisa menggunakan software akuntansi online , dengan semakin murahnya biaya koneksi internet dan biaya bulanan sewa software akuntansi online yg terjangkau , menyewa software akuntansi merupakan pilihan bijaksana bagi para pengusaha yg ingin meningkatkan skala usahanya ke tingkat lebih tinggi . UMKM juga bisa lebih fokus kepada usahanya tanpa perlu memusingkan perkara teknis dan pengembangan teknologi informasi yg bisa dikatakan sulit untuk sebagian besar orang .

Tingkat kesiapan teknologi dalam adopsi cloud accounting

Untuk negara indonesia dari segi infrastruktur sudah bisa dibilang siap , penyewaan server Virtual Private Server (VPS) , dedicated Server (DS) dan web hosting ada dimana - mana dan harganyapun terjangkau. Dan kecepatan internet di indonesiapun sudah cukup untuk menjalankan aplikasi berbasis web .

Kesiapan indonesia menggunakan software akuntansi online berbasis internet

Berdasarkan fakta diatas maka dapat disimpulkan bahwa sekarang merupakan waktu yg tepat untuk menggunakan software akuntansi yg berjalan diatas internet karena kemampuan integrasi , konsolidasi dan skalabilitasnya sangat besar . Dari kesiapan infrastruktur , jaringan , software , pasar dan sumber daya manusia juga memadai . Software akuntansi berbasis internet sangat mudah diadopsi dan mudah beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Penyedia jasa cloud accounting di indonesia

Di indonesia sudah banyak vendor software akuntansi online yg bisa anda jadikan pilihan . Para vendor menyediakan software akuntansi online dengan metode sewa software . Dasar perhitungan harganya biasanya dihitung per user per bulan . Dalam memilih software akuntansi online sebaiknya tidak berdasarkan pada harga murah semata , tetapi pada fungsionalitas produk yang cocok dengan permasalahan yang anda hadapi , artinya software akuntansi yang memiliki kapasitas bisa mempermudah urusan anda , terutama dalam pengolahan data akuntansi dan keuangan anda. Perhatikan juga service - service tambahan apakah sudah termasuk harga atau tidak . Service tambahan seperti training offline , data konversi , konsultasi , remote service , online support dan lain - lain juga harus diperhatikan baik - baik .

Provider layanan SaaS cloud accounting di indonesia

Beberapa vendor layanan cloud accounting di indonesia , harga sewa layanan dan lokasi kantor , untuk harga layanan dan detail produk silahkan ke website masing - masing vendor untuk lebih jelasnya , karena kebijakan harga bisa saja berubah seiring berjalannya waktu . Daftar yg dibawah ini adalah yg menggunakan model sewa bulanan ( SaaS ) .

Harga di pasaran untuk biaya sewa per bulan per user dikisaran Rp.100.000 - Rp.250.000 , dan itu adalah harga yang wajar dan masuk akal . Perbedaan harga yang sedikit itu hal yang wajar karena , struktur biaya produksi dan layanan yang berbeda untuk tiap kota . Untuk fitur kurang lebih sama , anda tinggal memilih yg sesuai dengan kebutuhan anda . Pada umumnya untuk semua vendor sepakat , harga tidak termasuk biaya implementasi dan pelatihan , ada biaya tersendiri jika anda ingin melakukan implementasi dan pelatihan.

Kategori perusahaan menurut UU no 20 tahun 2008 tentang UMKM

Kategori Kekayaan Penjualan
Mikro 50 juta 300 juta
Kecil 500 juta 2,5 Miliar
Menengah 10 Miliar 50 Miliar
Besar > 10 Miliar > 50 Miliar
Home page
Tentang kami
Galeri kegiatan
Blog
Event
Cara order
Tips bisnis sukses
Manfaat produk
Software usaha jasa
Software perdagangan
Software manufaktur
Software proyek
Software LKMS
Sosialisasi cloud accounting
Lab komp akuntansi online
Lab bank mini syariah
Pelatihan operator on-line
Pelatihan operator off-line
Sertifikasi operator
Sertifikasi trainer
Sertifikasi implementor
Jasa pembuatan website
Jasa pembuatan e-learning
Harga layanan
Kampus merdeka
Implementasi software
Penyewaan software
Harga layanan
SATURNUS SOFTWARE
Jl.Irian 2 / 3
Kelurahan kebulen
Kota Pekalongan
Jawa tengah
51112